*ฅ^•ﻌ•^ฅ* ✨✨  HWisnu's blog  ✨✨ о ฅ^•ﻌ•^ฅ

Cornering the Market

Artikel pendek ini berusaha menjawab pertanyaan tentang teknik cornering the market yang disampaikan di grup Ngobras IKAFEB.

Teknik ini sering digunakan untuk mendorong kenaikan harga saham secara artifisial / buatan. Selain grup besar, teknik ini pun sering dilakukan oleh banyak grup saham pump & dump yang bertebaran jumlahnya.

Karakteristik kunci yang unik dari teknik Cornering ini adalah dilakukan di saham dengan free float rendah. Bisa diterapkan juga di saham yg likuid free floatnya rendah. Apa bedanya?

Mengapa targetnya adalah saham yang memiliki free float rendah? karena saham-saham ini mudah dimanipulasi dari segi harga saham dan biaya yg diperlukan terukur / tidak banyak. Untuk saham-saham micro caps, dana beberapa Milyar saja cukup untuk menggerakkan harga saham secara buatan.

Selain di saham kapitalisasi kecil ada juga studi kasus saham large caps yang diterapkan teknik Cornering ini.

Daripada kebanyakan teori, lebih baik saya langsung kasi tunjuk contoh riil-nya seperti apa.

Beberapa penerapan yang populer di market

ERTX

Contoh ideal karena walaupun market cap kecil dan perdagangan kurang likuid, tapi dari segi valuasi murah. ERTX_FF ERTX_chart Perhatikan tiap ada pola chart yang "spiking" / tajam keatas, selalu diikuti dengan jumlah buy volume yang besar. Pola spiking diikuti dengan buy volume yang sangat dominan itu adalah momen dimana bandar melakukan take profit (jual saham), lalu siapa yang beli? Para retail yang memberikan 'exit liquidity'.

ERTX_val Dengan kenaikan yang sudah dialami namun rasio PER EV/EBITDA dll masih tergolong tidak mahal. Ini adalah penerapan teknik stock pick Cornering yang benar.

CUAN

CUAN_FF CUAN_chart CUAN_val Semua metrics valuasi berantakan.

BREN

BREN_FF BREN_chart BREN_val Semua metrics valuasi berantakan.

Masih ada banyak lagi contoh lainnya, silahkan cek saja di halaman ini: https://app.pietrader.id/top_WL lalu pilih periode 3Mo (3 bulan). top_WL Akan banyak ditemukan pola-pola yang kurang lebih mirip.

KDTN

KDTN_FF KDTN_chartVal

MORA

MORA_FF Perhatikan untuk kasus MORA ini agak tricky:

MORA_chartVal Pola yang terjadi serupa dengan studi kasus KDTN, barangkali ini dilakukan oleh kelompok bandar pump & dump yang sama.

Akhir Kata

Hasil akhir dari teknik cornering yang dilakukan oleh bandar pump & dump hampir selalu berakhir buruk bagi retail awam: NYANGKUT. Maka dari itu jika ingin stock pick menggunakan teknik Cornering, selalu berpegang pada prinsip fundamental yang solid dan valuasi murah.

Jadi ketika bandar pump and dump datang, setidaknya saham tersebut masih memiliki fundamental solid sebagai pegangan dan selalu ingat jangan terlalu greedy dalam menetapkan target profit. Kesempatan selalu ada tidak perlu terpatok dengan saham tertentu saja, take profit lalu move on cari stock pick lainnya.

Jika diterapkan di saham dengan fundamental kosong dan valuasi yang tidak masuk akal (sangat tinggi) maka sudah bisa dipastikan akan berakhir tragedi.

Happy investing, cheers!